Mengapa Artis Jepang Jarang Upload Music Video ke Youtube?

Halo halo, selamat pagi
Bagi kalian yang seneng dengerin lagu-lagu Jepang, tentunya pasti pernah nyari-nyari music video/MV mereka di Youtube kan? 
Nah, yang sering jadi pertanyaan adalah, yang terjadi di lapangan (di situs youtube) ternyata ga banyak music video yang ditemukan.
Kenapa ya kira-kira?
Postingan kali ini, akan menjawab pertanyaan kamu hehe
Yuk, klik readmore


Nah, seperti yang udah saya katakan diatas, kenapa sih sedikit banget music video artis Jepang yang ada di Youtube? Sekalinya ada, rata-rata pasti short version (video klip yang durasinya sekitar setengah lagu) atau upload-an ilegal orang yang biasanya sih ga HD.

Jawabannya adalah, Jepang itu adalah negara yang sangat-sangat peduli dengan hak cipta atau sesuatu yang official. Jika kamu cari music video mereka di youtube, belom tentu ketemu. Mereka biasanya menyediakan tempat nonton official music video mereka di situs resmi mereka. Jadi, kalo kamu mau nonton music video mereka, kamu harus pergi ke official sites nya mereka yang tentunya......berbahasa Jepang.


Setelah kamu memasuki situs mereka, ada beberapa situs penyanyi yang mewajibkan kamu jadi member dulu. Jadi kamu harus daftar, kasih nama kamu, kasih info negara kamu dan kamu resmi jadi member mereka dan bisa menikmati music video di official sites-nya mereka. Namun, tidak semua official sites itu gratis bagi para member, jadi ada beberapa official sites artis Jepang yang mewajibkan kamu bayar sekitar setahun sekali untuk selalu join jadi member mereka. 

Ribet? Iya sih emang
Lebay? Ga juga

Menurut saya, cara ini dilakukan oleh artis-artis Jepang demi mendapat keuntungan yang memang hak nya mereka. Mereka melakukan cara ini juga demi menghindari pembajakan. Jadi, sudah sewajarnya sih bila artis Jepang ini lebih protect ke hasil-hasil karya mereka. Mereka melakukan ini juga biar lebih dekat ke fans nya loh.

Menjadi member di salah satu official sites-nya si artis, kamu biasanya ditawarkan banyak kemudahan juga seperti update daily si artis, tiket konser si artis dan official goodsnya si artis. Biasanya juga ada pilihan kamu mau jadi member reguler atau VIP. Biasanya, member VIP itu akan dapet official goods yang lebih baik juga, pokoknya segala fasilitas VIP yang lebih dari reguler.

Saya pernah nonton music video Jepang yang lagunya menurut saya sangat enak di youtube, namun music video yang disediakan hanya short version. Saya kemudian mencari cara untuk dapat menonton full version dari music video-nya dan mengantarkan saya ke situs aslinya si artis Jepang ini. Setelah berusaha keras menemukan apa maksud yang dikatakan situs ini (karena berbahasa Jepang), saya menemukan fakta bahwa saya harus daftar member. Oke, saya coba daftar jadi member. Pada saat saya mau daftar, saya ternyata diwajibkan membayar biaya member. Saya lupa berapa Yen waktu itu, tapi saya cukup kaget dengan sistemnya karena biasanya saya dapat dengan mudah jadi member di official sites artis tanpa harus membayar.

Karena belom kerja, akhirnya saya berfikir nanti-nanti dulu untuk jadi member hehehe.
Tapi, saya menghargai kebijakan yang diterapkan oleh management si artis ini. Menurut saya itu cara yang benar untuk industri musik. Memproduksi lagu itu pakai uang kan, jadi apabila mereka menerapkan cara seperti ini untuk balik modal, saya rasa itu sudah hak mereka.

Sebetulnya tidak semua artis menempatkan video klip mereka di official sites.
Ada yang malah menempatkan video klip mereka di DVD album mereka. Jadi ya..... kalau kamu mau nonton video klipnya, beli albumnya. 
Situs mereka jadinya hanya berisi cara pesan tiket konser, fanmeet dan mungkin daily update mereka.
Cara ini ga masalah juga sih, karena dengan begitu album mereka akan dibeli dan bisnis musik mereka akan jalan (tau sendiri kan sekarang udah jamannya download MP3 yang maha mudah itu? wkwk)

Nah gimana dengan situs music online macem yang kita suka pake kayak J*OX atau Sp*tify?
Saya waktu itu pernah cari lagu penyanyi Jepang yang saya suka di J*OX dan Sp*tify, tapi hasilnya lagu mereka ga ada di situs tersebut. Itu tandanya, mereka menyetujui lagu-lagu mereka di taro si situs tersebut. 

Bagi yang gatau, J*OX dan Sp*tify ini juga meminta persetujuan si artis untuk menaruh lagu-lagu mereka di situs tersebut. Hasil yang nantinya di dapat J*OX atau Sp*tify dari banyaknya user yang memutar lagu mereka ini akan dibagi dengan si artis. Jadi pendapatan situs music online ini beberapa persen juga masuk di kantong si artis.

Nah si artis yang lagu-lagunya tidak ada di J*OX atau Sp*tify ini biasanya selalu ada di iTun*s. Atau, ya kembali lagi, kamu hanya bisa mendengarkan lagu-lagu mereka dari membeli albumnya.

Sebenernya sistem seperti ini tidak hanya dipakai oleh artis Jepang aja. Artis barat juga ada yang tidak menyetujui lagu-lagu mereka disitus J*OX atau Sp*tify. Alasannya macam-macam, ada yang merasa akan mempengaruhi penjualan album lah dll. Namun, menurut saya penyanyi-penyanyi Jepang adalah yang paling kompak menerapkan sistem ini, karena yang ada di Youtube atau situs music online mereka sedikit sekali bahkan nyaris ga ada.

Memang tidak semua artis Jepang menerapkan sistem itu. Ada juga yang tetap menggunakan Youtube sebagai media launching music video mereka, contohnya One Ok Rock, anak-anak EB!DAN dll. Tapi biasanya mereka tetep menerapkan sistem VIP kok. Jadi semisal ada music video spesial atau official goods yang bagus atau album deluxe version, mereka akan kembali menuntun kalian ke official sitesnya untuk bergabung.

Nah jadi..........udah pada tau kan alesan kenapa penyanyi Jepang jarang upload music video ke Youtube?
Banyak memang yang jadinya merasa sistem ini sangat tidak mudah, namun ketika kamu jadi member di official sites nya mereka dan  membayar untuk karya-karya mereka, percaya deh, ada kepuasan tersendiri disitu karena kamu melakukan hal yang benar dengan membeli karya-karya yang menjadi kerja kerasnya mereka.

Ok postingannya segini dulu aja
Kalo ada yang mau ditanyakan, langsung komen aja dibawah^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Trend Pelakor

Cara Menghadapi Si Attention Seeker

Ciri-Ciri Orang Tidak Bertanggung Jawab